FORAGAM GRESIK GANDENG PASSER WONG BODHO, PERKUAT SINERGI KEBERAGAMAN DAN KEGIATAN SOSIAL KEMASYARAKATAN

ORMAS

GRESIK, Metrocakrawala.id — Upaya memperkuat persatuan, keberagaman, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat terus dibangun melalui kolaborasi berbagai elemen organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Gresik.
Ketua Forum Masyarakat Cinta Keberagaman (Formagam) Gresik), Joko Pratomo, menggandeng organisasi masyarakat Passer Wong Bodho DPC Gresik yang dipimpin Sugito, S.H., bersama Iswandi, serta jajaran Passer Wong Bodho DPAC Duduksampeyan, di antaranya Eko Nurhadiyanto dan Hilmi.
Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat komunikasi, kepedulian sosial, serta semangat hidup berdampingan dalam keberagaman masyarakat Kabupaten Gresik.

Kolaborasi lintas organisasi ini diharapkan menjadi ruang bersama untuk membangun hubungan kemasyarakatan yang harmonis, saling menghormati perbedaan, serta mendorong kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Joko Pratomo selaku Ketua Formagam Gresik selama ini dikenal terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kerukunan dan keberagaman di Gresik. Sejumlah pemberitaan sebelumnya juga mencatat keterlibatan Formagam dalam upaya membangun kerukunan lintas kelompok dan agama di Kabupaten Gresik.
Sementara itu, keterlibatan Passer Wong Bodho di tingkat DPC Gresik dan DPAC Duduksampeyan menjadi bagian dari semangat membangun jejaring sosial kemasyarakatan hingga tingkat wilayah.

BERLANDASKAN KONSTITUSI
Semangat membangun keberagaman dan kebersamaan tersebut sejalan dengan prinsip konstitusional Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pasal 28E ayat (3) UUD NRI 1945 menjamin hak setiap orang atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat. Pasal 28I juga menegaskan bahwa setiap orang bebas dari perlakuan diskriminatif atas dasar apa pun serta berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan diskriminatif tersebut.
Namun, kebebasan tersebut tetap harus dilaksanakan dengan menghormati hak asasi orang lain serta ketertiban kehidupan bermasyarakat, sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 28J UUD NRI 1945.
Dengan landasan tersebut, sinergi antara Formagam dan Passer Wong Bodho diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan masyarakat sipil yang mengedepankan persatuan, toleransi, gotong royong dan kepedulian sosial.

RAWAT KEBERAGAMAN, PERKUAT PERSATUAN
Keberagaman merupakan bagian dari realitas kehidupan masyarakat Indonesia. Karena itu, komunikasi dan kerja sama antarorganisasi masyarakat menjadi penting untuk menciptakan suasana yang kondusif serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.
Melalui kolaborasi tersebut, Formagam Gresik bersama Passer Wong Bodho berkomitmen untuk terus membangun komunikasi positif dan kegiatan sosial kemasyarakatan dengan tetap menghormati perbedaan serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI 1945.
Semangat tersebut diharapkan dapat terus berkembang dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa, sehingga keberagaman tidak menjadi sumber perpecahan, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun Gresik yang rukun, damai, dan saling menghargai.
Keterangan: Naskah ini disusun berdasarkan informasi yang diberikan dan sumber terbuka mengenai Formagam. Untuk publikasi media, nama, jabatan, waktu, lokasi kegiatan, serta kutipan narasumber sebaiknya diverifikasi kembali oleh redaksi sebelum diterbitkan.

( Ibnu/Gresik )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *