UHT Resmi Buka Program Pendidikan Dokter Spesialis, 27 Residen Perdana Dikukuhkan

UMUM

metrocakrawala.id || Surabaya – Universitas Hang Tuah (UHT) secara resmi membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran. Peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UHT, Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., di Gedung Fakultas Kedokteran UHT lantai 4, Senin (9/3/2026). Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan 27 peserta didik sebagai residen angkatan pertama.

Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan Universitas Hang Tuah, mulai dari Wakil Rektor I, II, dan III, Dekan Fakultas Kedokteran beserta para wakil dekan, Kepala RSPAL Dr. Ramelan Surabaya selaku Direktur Rumah Sakit Pendidikan UHT, para ketua program studi, sekretaris program studi, koordinator, guru besar, dosen Program Pendidikan Dokter Spesialis, para residen, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah menyampaikan bahwa pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis merupakan tonggak penting dalam pengembangan pendidikan kedokteran di lingkungan UHT. Program yang diresmikan meliputi Spesialis Bedah, Anestesiologi dan Terapi Intensif, Ilmu Kesehatan Anak, Obstetri dan Ginekologi, serta Jantung dan Pembuluh Darah. Seluruh program tersebut dikembangkan dengan keunggulan di bidang kesehatan kelautan dan kemaritiman.

Dekan menjelaskan, proses pendirian program ini melalui tahapan panjang. Dimulai dari rapat persiapan pembukaan program studi baru pada 25 Agustus 2025, dilanjutkan pengajuan dokumen melalui sistem SIAGA DIKTI pada November 2025, hingga evaluasi lapangan oleh tim kementerian pada Desember 2025.

Selanjutnya, pada 15 Januari 2026 Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menerbitkan Surat Keputusan Nomor 70/B/O/2026 tentang pendirian empat program spesialis, yaitu Bedah, Anestesiologi dan Terapi Intensif, Ilmu Kesehatan Anak, serta Obstetri dan Ginekologi. Kemudian pada 3 Februari 2026 diterbitkan SK Nomor 120/B/O/2026 mengenai pendirian Program Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah.

Dekan juga melaporkan bahwa proses penerimaan peserta didik program spesialis berlangsung pada 7–20 Februari 2026 dengan total 53 pendaftar. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari Tes Potensi Akademik (TPA), TOEFL, psikotes, pemeriksaan kesehatan, MMPI, tes akademik hingga wawancara, sebanyak 27 peserta dinyatakan lolos dan resmi dikukuhkan sebagai residen angkatan pertama Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran UHT.

Sementara itu, Rektor Universitas Hang Tuah, Dr. Ir. Avando Bastari, dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para residen baru yang telah bergabung di lingkungan Kampus Laut Biru Universitas Hang Tuah. Menurutnya, pendidikan dokter spesialis merupakan jenjang pendidikan yang menuntut dedikasi tinggi, integritas, serta komitmen kuat terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Rektor menegaskan bahwa pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis ini merupakan langkah strategis Universitas Hang Tuah dalam mendukung kebutuhan nasional akan tenaga dokter spesialis yang masih belum merata di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di daerah kepulauan dan pesisir.

“Universitas Hang Tuah sebagai perguruan tinggi unggul berkarakter kelautan dan kemaritiman memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan Indonesia,” ujarnya.
Peresmian program tersebut ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Rektor Universitas Hang Tuah yang kemudian diserahkan kepada Dekan Fakultas Kedokteran sebagai simbol dimulainya secara resmi Program Pendidikan Dokter Spesialis di lingkungan FK UHT. Selain itu, prosesi pengukuhan residen juga ditandai dengan pemakaian jas almamater kepada perwakilan peserta didik sebagai tanda resmi diterimanya para residen dalam program tersebut.

Momentum ini menjadi langkah penting bagi Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah dalam memperkuat peran institusi dalam mencetak dokter spesialis yang profesional, berintegritas, serta siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

Editor : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *