Metro Cakrawal || SURABAYA — Di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan properti Surabaya Barat, keberadaan Puri Darmo Serviced Residence di kawasan Dukuh Pakis menyimpan cerita panjang yang mungkin belum banyak diketahui pembaca.
Hunian yang kini dikenal sebagai Puri Darmo Serviced Residence ternyata telah berdiri sejak 1995. Lebih dari tiga dekade, properti ini menjadi salah satu saksi perkembangan kawasan Surabaya Barat dari masa ke masa.
Berawal dari Nama Darmo Park
Pembangunan properti ini dimulai pada 18 Januari 1995 dan dikerjakan oleh kontraktor Duta Graha Indah. Proyek tersebut digagas oleh Grup Kedaung bersama Castle Development dari Singapura.
Pada awal pembangunannya, proyek ini menggunakan nama “Darmo Park” dengan konsep hunian apartemen strata dan sewa. Properti tersebut kemudian diluncurkan pada Juni 1995.
Menariknya, Darmo Park tercatat sebagai apartemen kesembilan sekaligus yang terakhir dibangun di Surabaya pada era tersebut, menjadikannya bagian dari sejarah awal perkembangan hunian vertikal di Kota Pahlawan.
Dari Apartemen Menjadi Hunian dan Akomodasi
Berlokasi di Jl. Raya Kupang Baru No. 17A, kompleks Kupang Indah, Puri Darmo berada di salah satu kawasan strategis Surabaya Barat. Lokasinya juga relatif dekat dengan sejumlah pusat aktivitas kota, termasuk Pakuwon Mall dan Ciputra World.
Seiring perkembangan zaman, fungsi properti ini turut bertransformasi. Jika dahulu lebih dikenal sebagai apartemen, kini Puri Darmo Serviced Residence menjalankan konsep ganda sebagai apartemen sekaligus akomodasi bergaya hotel.
Dengan sekitar 92 unit kamar, fasilitas yang tersedia antara lain kolam renang, restoran, serta layanan resepsionis selama 24 jam.
Konsep serviced residence tersebut menawarkan alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal maupun akomodasi dengan suasana lebih privat dibandingkan hotel konvensional.
Tiga Dekade di Tengah Persaingan Properti Baru
Memasuki usia lebih dari 30 tahun, Puri Darmo menghadapi tantangan yang tidak ringan. Surabaya Barat kini telah berubah menjadi salah satu kawasan properti paling berkembang, dengan bermunculannya apartemen, hotel, serviced residence, hingga pusat komersial modern.
Namun, usia panjang justru menjadi salah satu karakter yang membedakannya.
Di tengah hadirnya berbagai properti baru, Puri Darmo tetap berupaya mempertahankan eksistensinya melalui berbagai program promosi dan penawaran musiman, termasuk paket staycation yang menyasar masyarakat yang ingin menikmati waktu berlibur tanpa harus bepergian jauh.
Strategi tersebut menunjukkan bahwa properti berusia puluhan tahun tetap memiliki ruang untuk bersaing apabila mampu menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan konsumen.
Bukan Sekadar Tempat Menginap
Bagi sebagian masyarakat Surabaya, Puri Darmo bukan sekadar bangunan hunian atau tempat menginap. Keberadaannya merupakan bagian dari perjalanan perkembangan kawasan Surabaya Barat.
Ketika proyek tersebut mulai dibangun pada 1995, wajah kawasan Kupang Baru dan sekitarnya tentu belum seperti sekarang. Tiga dekade kemudian, kawasan itu telah berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi, hunian, bisnis, dan gaya hidup di Surabaya Barat.
Di situlah nilai historis Puri Darmo menjadi menarik.
Di tengah bangunan-bangunan modern yang terus bermunculan, Puri Darmo Serviced Residence tetap berdiri membawa cerita dari sebuah era ketika konsep hunian vertikal dan apartemen mulai berkembang di Surabaya.
Tiga dekade berlalu, nama dan wajahnya boleh berubah, tetapi jejak sejarahnya tetap menjadi bagian dari perjalanan panjang properti Surabaya.
Sumber: riwayat pembangunan dan data historis Puri Darmo Serviced Residence, Surabaya
-red – jun



