Pemerintah Pusat Bantu Revitalisasi 45 Sekolah di Sidoarjo, 1.577 Smartboard Diberikan

UMUM

metrocakrawala.id || Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menerima bantuan dari pemerintah pusat melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang menyasar 45 sekolah di berbagai jenjang, mulai dari PAUD hingga SMA.

Selain revitalisasi fisik, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga menyalurkan bantuan digitalisasi pendidikan berupa 1.577 Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital (smartboard) ke sekolah-sekolah di Sidoarjo.

Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, sekaligus mendorong transformasi digital dalam proses pembelajaran.
Peresmian program tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, di Aula SMP Negeri 4 Sidoarjo, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas dukungan terhadap program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan.
“Kami berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang telah mendukung program ini hingga berjalan 100 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, secara nasional program revitalisasi ini telah menjangkau lebih dari 11 ribu satuan pendidikan. Ke depan, pemerintah pusat berkomitmen menambah cakupan hingga 60 ribu sekolah.

“Insyaallah sesuai komitmen Presiden, tahun ini ada tambahan untuk 60 ribu satuan pendidikan yang akan direvitalisasi,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyampaikan bahwa bantuan tersebut menjadi langkah nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Menurutnya, pada tahun 2025 terdapat 29 sekolah kewenangan Kabupaten Sidoarjo yang menerima bantuan revitalisasi, terdiri dari 2 TK, 24 SD, dan 3 SMP dengan total nilai mencapai Rp20,3 miliar.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan. Pada tahun 2025, anggaran rehabilitasi sekolah mencapai Rp79,5 miliar, termasuk pembangunan SMPN 2 Tulangan dan SMPN 2 Prambon.

“Untuk tahun 2026 ini, anggaran rehabilitasi sekolah kami siapkan sebesar Rp40,6 miliar,” ungkapnya.

Mimik berharap program revitalisasi ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Sidoarjo. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna menciptakan pendidikan yang berkualitas.

“Kami berkomitmen memastikan program ini berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Editor : Sutiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *