metrocakrawala.id || GRESIK — Di tengah maraknya kekhawatiran masyarakat terhadap dampak negatif dunia digital, langkah konkrit dan inspiratif dihadirkan oleh pengusaha muda H. Mat Yasin, atau yang akrab disapa Abah Yasin. Bekerja sama dengan Persatuan Jurnalis Gresik Bersatu (PJGB), Ormas MADAS, dan PERCASI, ia sukses menyelenggarakan Turnamen Catur Terbuka untuk Umum. Ajang ini tidak hanya digelar untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga mengusung misi mulia: membentengi generasi muda dari ancaman kecanduan judi online (judol).
Dalam sambutannya, Abah Yasin menegaskan pentingnya menyediakan ruang dan wadah kegiatan positif yang mampu mengalihkan perhatian anak-anak muda dari ketergantungan gawai ke arah yang lebih produktif. Melalui olahraga asah otak seperti catur, para peserta dilatih untuk membangun fokus tinggi, berpikir taktis, memprediksi risiko, serta mengambil keputusan dengan bijak—sebuah keterampilan hidup yang esensial bagi masa depan mereka.
Kepedulian mendalam tersebut turut ia tegaskan melalui pesan bijaknya:
“Catur mengajarkan kita bahwa setiap langkah punya konsekuensi. Di atas papan catur, anak-anak kita belajar melatih akal, kesabaran, dan strategi yang nyata. Lebih baik jari-jemari mereka menggerakkan bidak catur untuk meraih prestasi, daripada mengklik layar ponsel untuk hal-hal merusak seperti judi online. Mari kita bimbing generasi muda agar bijak melangkah, baik di papan catur maupun dalam kehidupan.” — H. Mat Yasin (Abah Yasin), Pengusaha Muda & Ketua MADAS Balongpanggang Gresik
Setelah melalui persaingan yang ketat, sportif, dan penuh strategi, turnamen bergengsi ini berhasil melahirkan para juara dari berbagai daerah:
Juara 1: Arya Wisang Hakasa (Warga Batu, Malang, Jawa Timur)
Juara 2: Raden Syaifuddin (Warga Denpasar, Bali)
Juara 3: Fikrul Syaifudin (Warga Gresik, Jawa Timur)
Proses penyerahan hadiah secara simbolis dilakukan langsung oleh Abah Yasin selaku Ketua MADAS Balongpanggang Gresik, didampingi oleh AKP Wiwit Mariyanto dari Polsek Balongpanggang. Berbagai apresiasi menarik, termasuk unit sepeda motor dan ragam hadiah hiburan, disiapkan panitia guna memotivasi para peserta agar terus mengukir prestasi.
Pelaksanaan turnamen ini menegaskan beberapa poin utama, di antaranya membangun karakter generasi bangsa melalui olahraga otak (brainpower), menggalakkan edukasi anti-judi online secara preventif, serta memberikan apresiasi nyata bagi bakat-bakat muda di bidang olahraga.
Melalui kesuksesan acara ini, diharapkan semangat kebersamaan dan sportivitas terus hidup di tengah masyarakat, sekaligus mewujudkan lingkungan yang aman, positif, dan produktif bagi perkembangan anak-anak muda di Gresik dan sekitarnya.
Red : Ibnu/Gresik


