KAKI JATIM
Sabtu, 31 Oktober 2026
Jawa Tengah — Tindakan Aparat Diduga Dobrak Lingkungan Pondok Pesantren Disorot Keras Komite Anti Korupsi Indonesia KAKI Jatim! Hosen: Melukai Kehormatan Ulama, Mencederai Marwah Pesantren, Tidak Hargai Kapolri & Ulama, Marwah Polri Bersama Masyarakat Diduga Dirusak Polda Jateng!
J
AWA TENGAH | METROCAKRAWALA.ID – Tindakan Aparat Kepolisian Yang Diduga Melakukan Pendobrakan Di Lingkungan Pondok Pesantren Mendapat Sorotan Keras Dari Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur. Peristiwa Ini Dianggap Telah Melukai Kehormatan Ulama, Merusak Nama Baik Pesantren, Dan Membuat Orang Meragukan Komitmen Slogan Polri Bersama Masyarakat Yang Disampaikan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.
Hosen, Ketua KAKI Jatim, Menilai Tindakan Aparat Yang Dilakukan Tanpa Mengutamakan Etika Dan Penghormatan Terhadap Lingkungan Pesantren Adalah Tindakan Yang Tidak Pantas. Menurutnya, Penegakan Hukum Tidak Boleh Dijadikan Alasan Untuk Mengabaikan Adab, Terutama Ketika Berhadapan Dengan Lembaga Pendidikan Keagamaan Yang Menjadi Tempat Mencari Ilmu Dan Membina Akhlak.
KAKI JATIM – KOMITE ANTI KORUPSI INDONESIA – HOSEN KETUA KAKI JATIM – POLDA JATENG DIDUGA DOBRAK PONPES – MARWAH ULAMA TERLUKA – KAPOLRI JENDERAL SUYUDI ARIO SETO – POLRI BERSAMA MASYARAKAT
Sorotan Keras! – Pendobrakan Ponpes Jateng Melukai Kehormatan Ulama & Marwah Pesantren — KAKI Jatim: Tidak Hargai Kapolri & Ulama!
“Kalau benar aparat melakukan tindakan dengan cara mendobrak pondok pesantren tanpa mengedepankan etika dan prosedur yang semestinya, ini sudah di luar batas kepatutan. Jangan sampai tindakan aparat justru tidak ada bedanya dengan tindakan kriminalitas yang mengabaikan kehormatan orang lain,”
— HOSEN – KETUA KAKI JATIM – SABTU 31/10/2026 – TEGAS KECAM PENDOBRAKAN PONPES

Ia Mengingatkan Bahwa Tujuan Yang Baik Harus Ditempuh Dengan Cara Yang Baik Juga. Penegakan Hukum Harus Berjalan Sesuai Aturan. Prosesnya Harus Profesional Dan Tetap Menghormati Nilai-Nilai Agama Serta Hak Masyarakat.
Hosen Juga Bertanya-Tanya, Di Mana Penerapan Slogan Polri Bersama Masyarakat. Ia Menyoroti Bahwa Tindakan Aparat Di Lapangan Malah Membuat Resah Dan Melukai Perasaan Para Ulama Serta Santri.
Tujuan BAIK
HARUS CARA BAIK
PROFESIONAL
HORMATI
NILAI AGAMA
HAK MASYARAKAT
SLOGAN
POLRI BERSAMA
MASYARAKAT ?
“Jangan hanya mengucapkan slogan, tapi malah melakukan hal yang sebaliknya. Polri seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat. Jangan sampai masyarakat justru takut pada tindakan aparatnya sendiri,”
— HOSEN – KETUA KAKI JATIM – PERTANYAKAN POLRI BERSAMA MASYARAKAT – RESAHKAN ULAMA SANTRI
KAKI Jatim Juga Mempertanyakan Sikap Dan Tindakan Tegas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Dalam Menangani Masalah Itu. Hosen Mengatakan, Pimpinan Polri Harus Memastikan Setiap Tindakan Anggotanya Sesuai Prosedur Dan Tidak Merusak Kehormatan Institusi.
Ia Meminta Agar Peristiwa Itu Diselidiki Secara Terbuka. Pemeriksaan Juga Harus Dilakukan Terhadap Pihak-Pihak Yang Terlibat Jika Ada Dugaan Pelanggaran Prosedur Atau Kode Etik.
“Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap Polri rusak hanya karena tindakan oknum di lapangan. Kapolri harus menunjukkan bahwa slogan Polri Bersama Masyarakat bukan sekadar pemanis. Slogan itu harus menjadi komitmen nyata yang dibuktikan lewat tindakan,”
— HOSEN – KETUA KAKI JATIM – MINTA KAPOLRI JENDERAL SUYUDI ARIO SETO TINDAK TEGAS – SELIDIK TERBUKA
KAKI Jatim: Polda Jateng Diduga Lukai Marwah Ulama, Tidak Hargai Kapolri & Ulama! Kapolri Jenderal Suyudi Jangan Diam — Selidiki Terbuka, Periksa Pelanggaran Prosedur & Kode Etik!
— KAKI JATIM HOSEN – JAWA TENGAH – PONPES – KAPOLRI JENDERAL SUYUDI ARIO SETO – POLRI BERSAMA MASYARAKAT – 31/10/2026
#KAKI Jatim
#Polda Jateng
#Kapolri Jenderal Suyudi
#Marwah Ulama
Pewarta: syaif | Editor: metrocakrawala.id
Jawa Tengah, 31 Oktober 2026 | KAKI Jatim Komite Anti Korupsi Indonesia – Hosen Ketua KAKI Jatim – Polda Jateng Diduga Dobrak Ponpes – Marwah Ulama Terluka – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto – Polri Bersama Masyarakat – Etika Adab



