Diduga Keracunan MBG Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Dirawat, Kapolresta Sidoarjo Turun Langsung Cek Kondisi Santri

PERISTIWA

SIDOARJO, Metro Cakrawala – Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, mengalami gangguan kesehatan yang diduga terjadi setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peristiwa tersebut mendapat perhatian serius dari jajaran pemerintah daerah, TNI, dan kepolisian. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing bahkan turun langsung memantau kondisi kesehatan para santri yang menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, Selasa (1/9/2026).

Dalam pemantauan tersebut, Kapolresta Sidoarjo mendampingi Bupati Sidoarjo dan Dandim 0816 Sidoarjo untuk mengecek kondisi para santri yang telah mendapatkan penanganan medis. Sejumlah rumah sakit menjadi lokasi perawatan, di antaranya RSUD R.T. Notopuro dan RSI Siti Hajar.

Pantau Langsung Kondisi Santri

Saat berada di rumah sakit, Kombes Pol. Christian Tobing menyempatkan diri berkomunikasi langsung dengan sejumlah santri yang sedang menjalani perawatan. Ia juga memberikan dukungan moral kepada para santri sekaligus menenangkan orang tua yang mendampingi anak-anak mereka selama menjalani pemeriksaan dan perawatan medis.

“Semoga segera pulih dan sehat kembali. Kami pastikan aman dan tim medis telah melakukan penanganan secara maksimal,” ujar Kombes Pol. Christian Tobing kepada para santri.

Kehadiran Kapolresta tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh proses penanganan berjalan dengan baik, mulai dari evakuasi hingga pelayanan kesehatan terhadap para santri.

Orang Tua Diminta Tidak Terpengaruh Hoaks

Di tengah munculnya informasi mengenai kondisi para santri, Kapolresta Sidoarjo mengimbau para orang tua agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Masyarakat, khususnya keluarga santri, diminta mengacu pada informasi resmi dari pihak berwenang maupun tenaga medis yang menangani para korban.

Imbauan tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya kepanikan di tengah keluarga santri, terlebih ketika informasi mengenai kondisi kesehatan para santri beredar dengan cepat di masyarakat maupun media sosial.

Pengamanan Dilakukan Sejak Proses Evakuasi

Polresta Sidoarjo memastikan personel kepolisian melakukan pengamanan sejak proses evakuasi para santri dari Pondok Pesantren Manbaul Hikam. Pengamanan juga dilakukan selama proses perjalanan menuju sejumlah rumah sakit tempat para santri mendapatkan penanganan medis.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses evakuasi berlangsung tertib, aman, dan lancar, sekaligus memberikan ruang bagi tenaga medis untuk melakukan penanganan terhadap para santri yang membutuhkan pertolongan.

Penanganan Melibatkan Berbagai Pihak

Penanganan kejadian ini tidak hanya dilakukan oleh kepolisian. Polresta Sidoarjo bersama pemerintah daerah, TNI, tenaga kesehatan, pihak rumah sakit, serta unsur terkait lainnya terus melakukan koordinasi dan pemantauan. Fokus utama saat ini adalah memastikan kondisi kesehatan para santri mendapatkan penanganan secara maksimal serta memastikan proses pelayanan medis berjalan tanpa kendala.

Sementara itu, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para santri masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait. Karena itu, dugaan bahwa gangguan kesehatan tersebut berkaitan dengan konsumsi makanan program MBG masih perlu menunggu hasil pemeriksaan dan informasi resmi dari pihak berwenang.

Red-Ridho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *