Puncak Drama Penyadapan Presiden: Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP, SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita?

3 menit baca

INTISARI BERITA – BREAKING

🔴 Istana proses Keppres pemberhentian Jenderal Listyo Sigit dari KSP Kamis 5/11/2026 usai jadi tersangka penyadapan ilegal Presiden Prabowo• Posisi diisi Plt Letjen TNI Ariyo Windutomo • Presiden tahu disadap dari laporan langsung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto • SBY turun gunung: “Kok jadi begini negara kita?” – 4 juta views trending #1

J
AKARTA || METROCAKRAWALA.ID – Kisruh dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto memasuki babak puncak. Di tengah keprihatinan mendalam Kepala Negara, Istana Kepresidenan pada Kamis (5/11/2026) pagi resmi memproses Keputusan Presiden tentang pemberhentian Jenderal Polisi (Purn) Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan.

BABAK PUNCAK – DEKRIT PRESIDEN SUDAH DITANDATANGANI

Langkah tegas itu diambil setelah nama Listyo Sigit, bersama dua jenderal polisi aktif lainnya, disebut sebagai tersangka dalam kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden.

“Presiden sangat prihatin. Bagi beliau, ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi pengkhianatan terhadap etika bernegara,” ujar sumber Istana yang mengetahui langsung sikap Presiden, Kamis pagi.

YANG DIPECAT

Jenderal (Purn) Listyo Sigit Prabowo

Kepala Staf Kepresidenan (KSP)

PENGGANTI SEMENTARA (PLT)

Letjen TNI Ariyo Windutomo

Keppres Sedang Diproses Istana

Informasi yang dihimpun metrocakrawala.id, Presiden Prabowo telah menandatangani dekrit pemberhentian tersebut. Posisi yang ditinggalkan Listyo Sigit untuk sementara akan diisi oleh Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas.

Ternyata Laporan dari Kapolri Sendiri!

Kabar penyadapan ini pertama kali mencuat ke Presiden bukan dari intelijen luar, melainkan dari internal Polri sendiri. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan, Presiden Prabowo mengetahui dirinya disadap dari laporan langsung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

“Laporan itu disampaikan secara resmi oleh Kapolri kepada Presiden. Presiden kemudian memerintahkan agar kasus ini diusut tuntas secara hukum, siapa pun pelakunya”

— YUSRIL IHZA MAHENDRA, Menko Kumham Imipas – Rabu (4/11) Malam

SBY Turun Gunung: Kok Jadi Begini Negara Kita?

Polemik yang menyedot perhatian nasional ini memantik reaksi keras dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Lewat akun X pribadinya pada Rabu (4/11), SBY menulis kalimat pendek yang langsung viral: “Kok jadi begini negara kita?”

X / TWITTER VIRAL – 4 JUTA VIEWS

“Kok jadi begini negara kita?”

Dalam utas lanjutannya, SBY menyebut politik Indonesia kian liar, semua cara dihalalkan untuk merebut dan mempertahankan kekuasaan.

“Rakyat menjadi takut untuk tinggal di negaranya sendiri. Saya berharap Presiden Prabowo bisa mengembalikan politik yang beradab, politik yang beretika,” tulis SBY.

— SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY), Presiden ke-6 RI – Trending Topic #1 Nasional

Cuitan SBY itu hingga Kamis pagi telah dilihat lebih dari 4 juta kali dan menjadi trending topic nomor satu, menandai betapa dalamnya keresahan publik terhadap kasus ini.

Kini semua mata tertuju pada Istana. Pemberhentian Listyo Sigit bukan akhir, melainkan awal. Publik menunggu, apakah kasus penyadapan di lingkaran paling dekat kekuasaan ini akan benar-benar dibuka seterang-terangnya, atau justru menguap seperti kasus-kasus besar sebelumnya.

ANALISIS METROCAKRAWALA.ID: Ini bukan sekadar rotasi jabatan, ini pertaruhan etika bernegara di jantung kekuasaan!

• • •

Pewarta: Redaksi   |   Editor: metrocakrawala.id

JAKARTA – Istana Kepresidenan, Kamis (5/11/2026) | Keppres Pemberhentian KSP Listyo Sigit Prabowo – Kasus Penyadapan 【entity-Presiden¦canonical_name=Presiden Prabowo】

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.