Warga Petemon Sidomulyo IV Puas! Pembangunan U-Ditch dan Paving Baru Atasi Banjir Langganan

3 menit baca

Progres pembangunan U-Ditch dan paving baru di Jl Petemon Sidomulyo IV Kel Petemon Kec Sawahan Surabaya. Pekerjaan dilakukan terukur dengan benang agar presisi. Foto: Nanang/Metro Cakrawala

SURABAYA || METROCAKRAWALA.ID — Senyum lega warga terlihat di sepanjang Jalan Petemon Sidomulyo IV, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Wilayah yang selama ini dikenal rawan genangan saat musim hujan, kini difokuskan pada perbaikan drainase dan peninggian jalan.

Pembangunan saluran U-Ditch dan paving baru ini disambut antusias warga. Bukan tanpa alasan, setiap hujan deras, air kerap menggenang dari ujung barat hingga ujung timur kampung.

✅ FAKTA LAPANGAN: Pengerjaan cepat, terukur, dan diawasi langsung warga. Semua pemasangan U-Ditch menggunakan benang agar lurus, presisi, dan rapi.

Ketua RT 09: Dulu Selalu Banjir, Sekarang Kerja Rapi Pakai Benang

Salah seorang warga yang juga menjabat sebagai Ketua RT 09 mengaku senang dan antusias dengan adanya perbaikan kampung tersebut.

“ Senang sekali mas kalau salurannya dibangun dan jalannya ditinggikan. Sebab dulu setiap hujan selalu banjir. Apalagi rumah dari ujung Barat sampai ujung Timur selalu ada genangan setelah hujan ”

Ia juga menepis isu miring yang sempat beredar di salah satu media online yang menyebut warga mengeluh.

“Sebelumnya ada media online yang memberitakan bahwasannya ada warga yang mengeluh, itu semua tidak benar. Kalau pun mengeluh warga yang mana?”

— KETUA RT 09 PETEMON SIDOMULYO IV

Menurutnya, pekerjaan sangat cepat dan terukur. Pekerja menggunakan benang agar tetap lurus dan rapi.

📏

“Kerjanya itu cepat dan bagus. Semuanya diukur, pakai benang agar lurus dan rapi”

TEGAS KETUA RT 09

Ia berharap setelah pembangunan saluran ini selesai, pada saat hujan tidak lagi banjir. “Kami berharap setelah adanya perbaikan saluran Jalan Petemon Sidomulyo IV ini terbebas dari banjir,” harapnya.

Kontraktor: Ini Amanah, Sudah Sesuai Spesifikasi Teknis

Di sisi lain, kontraktor pelaksana menegaskan bila pekerjaan yang diberikan adalah sebuah amanah. Sehingga proyek yang diberikan oleh pemerintah akan dilaksanakan sesuai aturan, walau tahun 2026 semua pekerjaan dari Pemerintah Kota Surabaya diwajibkan sistem KONTRAK PAYUNG.

Untuk pemasangan U-Ditch, pihaknya menjelaskan sudah disesuaikan dengan spesifikasi teknis yang ada. Sebelum pasang U-Ditch di bawahnya diberikan sertu sehingga kuat dan presisi. Untuk rongga di sela-sela bekas galian, digunakan urugan tanah kembali sesuai bunyi RAB perencana.

“Semua pekerjaan yang diberikan dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) maupun dari swasta, kami kerjakan sesuai spesifikasi teknis. Ini adalah amanah mas. Pemasangan U-Ditch pakai benang agar lurus dan terukur, warga pun antusias dan ikut ngawasi”

— KONTRAKTOR PELAKSANA DI LAPANGAN

Lurah Petemon: Kami Pilih Pokmas Profesional Sesuai Perwali

Sementara di tempat terpisah, Lurah Petemon Antono Legowo, STP kepada Metro Cakrawala mengatakan bila pihaknya memilih penyedia yang profesional dan sudah memenuhi persyaratan kualifikasi administrasi/legalitas sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kami memilih Pokmas sesuai musrenbang dan Pokmas sudah diatur Perwali jadi tidak sembarangan dan profesional. Karena proyek ini menggunakan uang rakyat mas. Mengutamakan komunikasi dan koordinasi dengan warga sebelum proyek dilaksanakan. Karena warga adalah pemilik wilayah ini”

— ANTONO LEGOWO, STP | LURAH PETEMON

Senada, Ketua Pokmas Flamboyan terkait pemberitaan kurang baik di wilayah Kelurahan Petemon mengatakan: “Silahkan berkomunikasi dengan ketua RT/RW setempat tapi pada dasarnya semua pekerjaan sesuai jadwal dan spesifikasi juga sudah ada SPK (Surat Perintah Kerja)” pungkasnya.


Penulis Berita: Nanang | Editor: Redaktur Metro Cakrawala
Lokasi: Jl Petemon Sidomulyo IV, Kel Petemon, Kec Sawahan, Surabaya 60252
Foto atas: Pekerja angkut bongkahan paving lama | Foto bawah: Gapura Petemon Sidomulyo IV dengan papan “Jalan Ditutup” PKL 24.00 s/d 05.00 selama pengerjaan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.