metrocakrawala.id || Surabaya – Rencana pemindahan tenaga kerja dari RPH Pegirian ke RPH TOW Surabaya menuai kekhawatiran. Hal ini menyusul viralnya video yang memperlihatkan akses jalan menuju lokasi RPH baru kerap terendam banjir saat curah hujan tinggi, Senin (16/2/2026).
Video yang diunggah akun @KKAstuff tersebut telah dibagikan ribuan kali dan menuai ratusan komentar dari warga. Dalam keterangan video disebutkan genangan air mencapai tinggi selutut dengan panjang sekitar 7 hingga 8 kilometer. Kondisi itu membuat jalan sulit dilalui dan menyebabkan sejumlah kendaraan mogok.
Pengunggah video bahkan mengimbau pengendara untuk mencari jalur alternatif karena kondisi jalan disebut menyerupai “lautan” saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Situasi ini memicu keresahan di kalangan jagal dan pekerja RPH Pegirian yang dijadwalkan akan dipindahkan ke lokasi baru di kawasan TOW Surabaya. Mereka menilai akses jalan yang tidak memadai dapat menghambat operasional harian serta distribusi hasil pemotongan hewan.
Fredy, koordinator tenaga kerja RPH Pegirian, menegaskan bahwa kelancaran akses menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan usaha dan kesejahteraan para pekerja. Ia berharap sebelum proses pemindahan direalisasikan, pihak terkait melakukan kajian ulang terhadap kesiapan infrastruktur, khususnya penanganan banjir di jalur utama menuju RPH baru.
Para pekerja juga meminta adanya evaluasi menyeluruh dari dinas terkait dan pengelola RPH guna memastikan aktivitas operasional dapat berjalan lancar tanpa terkendala persoalan akses jalan yang berulang setiap musim hujan.
editor : Red

